Saat itu aku menyadari
Betapa semuanya didunia ini
Sangat berarti
Maafkan aku, atas semua ini
Penuh dengan kesalahan yang tak berarti
Tapi sekali lagi
Mohon maafkan aku atas semua ini
Dan sekali lagi
Akan kuucapkan dalam hati:
Selamat idul Fitri
Untuk teman temanku yang berarti
Mohon maaf lahir batin, pasti
Untuk teman temanku yang berarti
yang merayakan ini
maafkan atas segala kesalahan ini
Semoga kalian maafkan aku untuk semua ini
I ♥ you, my friend! Sukses selalu, untuk Tahun ini
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 Oktober 2010
Sahabat Sejatiku
Sahabat
Kau sangat baik padaku
Dikala aku sedih
Kau suka menghiburku
Dikala aku kesepian
Kau suka mengajakku bermain bersama
Dikala aku punya masalah
Kau selalu membantuku
Aku tersenyum puas
Karena sudah memiliki sahabat
sebaik dirimu
Sahabatku
Aku menyukai dirimu
Kau sangat berarti bagiku
Mungkin sudah takdir
Kau adalah sahabat sejati
yang aku idamkan sejak dulu
yang aku kenal sejak aku kecil
Hanyalah dirimu
Aku kenal dirimu
Saat kita masih kecil
orang tua kita bersahabat
Apalagi, kita?
Sahabatku
Ketika aku mendatangi rumahmu
Aku melihat ibu dan ayahmu
Sedang menangis tersedu sedu
Tanpa aku ragu
Aku pun bertanya
Mengapa, sahabatku. Kau tak ada disini?
Ibumu menjawab
Kau kecelakaan
Saat akan membeli majalah
Memakai sepeda
Sahabatku
Kau sudah meninggalkanku
Aku sangat sedih
Yang lain juga sedih
Kamu adalah sahabatku
Satu satunya yang aku miliki
Karena hanyalah kamu
Yang aku kenal sejak aku kecil
Sahabatku
Bagaimanapun kau tetap
sahabatku selamanya
Doaku
dan doa semua keluargamu
Semoga kau diterima
di-Sisi Tuhan Yang Maha Esa
Kau sangat baik padaku
Dikala aku sedih
Kau suka menghiburku
Dikala aku kesepian
Kau suka mengajakku bermain bersama
Dikala aku punya masalah
Kau selalu membantuku
Aku tersenyum puas
Karena sudah memiliki sahabat
sebaik dirimu
Sahabatku
Aku menyukai dirimu
Kau sangat berarti bagiku
Mungkin sudah takdir
Kau adalah sahabat sejati
yang aku idamkan sejak dulu
yang aku kenal sejak aku kecil
Hanyalah dirimu
Aku kenal dirimu
Saat kita masih kecil
orang tua kita bersahabat
Apalagi, kita?
Sahabatku
Ketika aku mendatangi rumahmu
Aku melihat ibu dan ayahmu
Sedang menangis tersedu sedu
Tanpa aku ragu
Aku pun bertanya
Mengapa, sahabatku. Kau tak ada disini?
Ibumu menjawab
Kau kecelakaan
Saat akan membeli majalah
Memakai sepeda
Sahabatku
Kau sudah meninggalkanku
Aku sangat sedih
Yang lain juga sedih
Kamu adalah sahabatku
Satu satunya yang aku miliki
Karena hanyalah kamu
Yang aku kenal sejak aku kecil
Sahabatku
Bagaimanapun kau tetap
sahabatku selamanya
Doaku
dan doa semua keluargamu
Semoga kau diterima
di-Sisi Tuhan Yang Maha Esa
Hujan
Hujan
Kau datang begitu deras
Kau datang membasahi wilayah ini
Kau datang tanpa bilang permisi
Kau datang dapat membuang waktuku
Aku harus menunggumu sampai kau reda
Sampai kau telah berhenti
Sampai sampai
Sungai yang amat kering kerontang
Menjadi penuh air karenamu
Begitu deras kau datang
Aku pun terkejut
Bunga mawarku
Tumbuh subur
Bunga Melatiku
Tercium harumnya
Hujan
Mungkin kau membuat semua orang repot
Tapi kau juga buat semua orang tidak repot
Yang repot
bisa banjir
yang tidak repot
tanaman subur
Hujan
Kau sangat berguna
Bagiku
Dan juga yang lain
Kau datang begitu deras
Kau datang membasahi wilayah ini
Kau datang tanpa bilang permisi
Kau datang dapat membuang waktuku
Aku harus menunggumu sampai kau reda
Sampai kau telah berhenti
Sampai sampai
Sungai yang amat kering kerontang
Menjadi penuh air karenamu
Begitu deras kau datang
Aku pun terkejut
Bunga mawarku
Tumbuh subur
Bunga Melatiku
Tercium harumnya
Hujan
Mungkin kau membuat semua orang repot
Tapi kau juga buat semua orang tidak repot
Yang repot
bisa banjir
yang tidak repot
tanaman subur
Hujan
Kau sangat berguna
Bagiku
Dan juga yang lain
Jumat, 08 Oktober 2010
Sahabat
Sahabatku ..
Sudah lama kita bersahabat ..
Dari awal aku tak mengenalmu ..
Sekarang kau menjadi teman dekatku ..
Sudah lama kita bersahabat ..
Dari awal aku tak mengenalmu ..
Sekarang kau menjadi teman dekatku ..
Hujan Rintik Rintik
Hujan rintik rintik
Menemani soreku yang sepi
Kunikmati secangkir teh hangat
yang bisa membuatku tenang
Menemani soreku yang sepi
Kunikmati secangkir teh hangat
yang bisa membuatku tenang
Kamis, 07 Oktober 2010
Buku
Buku
Kau panduan ilmu
Kau sang jendela ilmu
Yang memberikan jawaban dan materi
Yang berguna bagi kita semua
Mengapa Kau Tak Setia
Mengapa kau tak setia
Padahal aku selalu setia padamu
Mungkin kau marah padaku
Namun aku sangat setia padamu
Padahal aku selalu setia padamu
Mungkin kau marah padaku
Namun aku sangat setia padamu
Pahlawan
Pahlawan
Jasadmu tlah tiada
Kau tlah gugur mendahului kami semua
Kau merelakan jiwamu mati demi Indonesia Merdeka
Aku Pasti Bisa!
Saat ku menyerah
Aku coba sampai bisa
Saat ku putus asa
Aku coba berlatih keras
Saat aku kebingungan
Kucoba untuk bertanya
Saat aku bersemangat
Semangatku menyala nyala
Kucoba semua
Demi masa depanku
Hasilnya tak terkira
Aku bisa!
Aku coba sampai bisa
Saat ku putus asa
Aku coba berlatih keras
Saat aku kebingungan
Kucoba untuk bertanya
Saat aku bersemangat
Semangatku menyala nyala
Kucoba semua
Demi masa depanku
Hasilnya tak terkira
Aku bisa!
Minggu, 15 Agustus 2010
Air Mata Sahabat
Di tepi kesedihan menyebar
Isak tangis mewarnai keadaan
Ucapan bela sungkawa menghadiri
Perpisahan terakhir untukmu...
Untukmu, kuteteskan air mata ini
Awal dari perpisahan kita
Kau meninggalkan kami
Tanpa mengucap sepatah katapun
Kau diam seribu bahasa
Kami bertanya, tak ada sahutan
Hanya terlihat dirimu berwajah pucat
Darahmu mengalir sedikit demi sedikit
Akhirnya kau kehabisan darah
Dirimu t`lah tak berdaya lagi
Tak ada keceriaan di wajahmu
Hati nuranimu t`lah meninggalkan dunia
Isak tangis mewarnai keadaan
Ucapan bela sungkawa menghadiri
Perpisahan terakhir untukmu...
Untukmu, kuteteskan air mata ini
Awal dari perpisahan kita
Kau meninggalkan kami
Tanpa mengucap sepatah katapun
Kau diam seribu bahasa
Kami bertanya, tak ada sahutan
Hanya terlihat dirimu berwajah pucat
Darahmu mengalir sedikit demi sedikit
Akhirnya kau kehabisan darah
Dirimu t`lah tak berdaya lagi
Tak ada keceriaan di wajahmu
Hati nuranimu t`lah meninggalkan dunia
Sabtu, 12 Juni 2010
Alangkah Baiknya Dirimu
Teman
Betapa baiknya dirimu
Saat aku berulang tahun
Aku menerima kado spesial darimu
Aku terheran heran
Betapa baiknya dirimu
Saat aku berulang tahun
Aku menerima kado spesial darimu
Aku terheran heran
Matahari
Matahari
Dikala fajar menyingsing
Kau bersiap siap terbit
Untuk menyinari dunia
Hari hariku
Terasa Cerah
Dikala fajar menyingsing
Kau bersiap siap terbit
Untuk menyinari dunia
Hari hariku
Terasa Cerah
Menggapai Cita Cita
Cita Cita
Sebetulnya bisa mudah
aku menggapaimu
Tetapi, sekarang
kau setinggi langit
Sebetulnya bisa mudah
aku menggapaimu
Tetapi, sekarang
kau setinggi langit
Kesepian
Kau buat aku kesepian..
Hanya dirimu yang bisa menyembuhkanku..
Dari luka hatiku..
Karna kaulah yang trbaik untukku..
Hanya dirimu yang bisa menyembuhkanku..
Dari luka hatiku..
Karna kaulah yang trbaik untukku..
Sinar sang bulan dan sang bintang
Suara bising ditengah kegelapan malam
terasa seperti cahaya bumi yang menelan
satu sinar pun takkan muncul sembarang
tentu saja itu sang bulan.
terasa seperti cahaya bumi yang menelan
satu sinar pun takkan muncul sembarang
tentu saja itu sang bulan.
Persahabatan
Persahabatan ..
Ku awali dengan perkenalan ..
Ku akhiri dengan perpisahan ..
Sungguh mengesankan ..
Ku awali dengan perkenalan ..
Ku akhiri dengan perpisahan ..
Sungguh mengesankan ..
Perpisahan
Setelah enam tahun lamanya
Aku bersekolah disini
Setelah enam tahun lamanya
Aku diajarkan disini
Aku bersekolah disini
Setelah enam tahun lamanya
Aku diajarkan disini
Langganan:
Postingan (Atom)