Mawar …
Kau tumbuh dengan subur …
Di halaman rumahku …
Mawar …
Warnamu merah merona …
Walaupun penuh duri,
Tetapi aku tetap merawat mu …
Mawar …
Setiap hari kusiram …
Setiap hari kuberi pupuk …
Agar tumbuh subur …
Mawar …
Kurawat kau di sebidang tanah …
Kau tumbuh subur …
Semua orang senang memandangmu …
Mawar …
Kupetik kau setangkai …
Kuberikan kepada Ibu …
Sebagai tanda terimakasih ku…
Oleh: Ratrya Khansa Amira (Rara)
Sampit, 12 Juni 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beri komentar puisi ini