Setiap hari kau hadir
Paling pertama di sekolah
Bapak Kebun Sekolah
Kau menyirami tanaman
Bapak Kebun Sekolah
Jikalau tak ada dirimu
Siapa yang 'kan merawat
Puluhan tanaman di sekolah
Hari ini wajahmu pucat
Tenagamu lemah dan lemas
Nafasmu terengah engah
Ada apakah gerangan
Tiba tiba semua berteriak
Berteriak kesana kemari
Semua berkumpul di ruang guru
Dengan suasana duka
Bapak Kebun Sekolah
Mengapa kau tinggalkan
dunia yang begitu mencintaimu
Namun Tuhan t'lah memanggilmu
Bapak Kebun Sekolah
Kau tinggalkan kami tanpa permisi
Kau s'lalu dihati kami semua
Dengan sifatmu yang ramah tamah
Bapak Kebun Sekolah
Kini kau t'lah tutup usia
Walau usiamu tak begitu tua
Namun kau diingat kami sepanjang masa
Tuhan, berikanlah dia tempat yang indah
Tempat yang bersih, dan bagus
Semoga amal ibadahnya di terima di sisi-Nya
S'lamat jalan, bapak kebun sekolah......
Oleh: Ratrya Khansa Amira (Rara)
Sampit, 12 Juni 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beri komentar puisi ini